Sewa Hiace untuk wisata religi ke Gereja Katedral Jakarta

By | January 13, 2020

Bagi anda yang hendak berwisata religi sekaligus belajar sejarah Bersama rombongan dapat mendatangi gereja katedral. Bila anda bepergian dengan banyak orang dapat memanfaatkan layanan sewa hiace Jakarta yang ditawarkan dengan harga murah oleh beberapa travel agen di kota anda.

gilitrans.com sewa hiace wisata gereja katedral jakarta

Sebagai bagian dari sejarah Jakarta, Gereja Katedral Jakarta merupakan peninggalan bersejarah dengan arsitektur bergaya khas kolonial. Sejarah kota tua Jakarta sangat menarik untuk ditelusuri, khususnya bangunan katedral ini yang bergaya gotik dengan deail arsitektur yang menarik pemerhati arsitektur dunia, juga para wisatawan yang berkunjung ke sana.

Gereja Katedral Jakarta lokasinya persis berada di depan Masjid Istiqlal. Ciri khas dari Gereja ini adalah simbol salib katolik yang berada di atap gereja. Meski sebetulnya terdapat di seluruh wilayah Indonesia, namun Gereja Katedral terbesar berada di Jakarta. Gereja ini diresmikan pada tahun 1810 dengan nama Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga, atau disebut juga De Kerk Van Onze Lieve Vrouwe Ten Hemelopneming.

Gereja Katedral Jakarta memiliki tiga menara utama dengan nama yang bedbeda, yaitu Menara Benteng Daud, Menara Gading, dan Menara Angelus Dei. Masing-masing dari menara ini tingginya berbeda, contohnya saja, Menara Benteng Daud dan Menara Gading berketinggian 60 meter, sementara Menara Angelus Dei tingginya 45 meter. Secara keseluruhan bentuk Gereja ini dibangun menyerupai salib dengan luas kurang lebih 35 meter dan lebar 17 meter.

Tiga lonceng berbeda menambah kesemarakan tampilan dari Gereja ini. Lonceng-lonceng ini merupakan hadiah dari Clemens George Marie Van Arcken sementara lonceng lebih kecil yang terdapat di Menara Gading merupakan hadiah dari Chasse. Dan yang terbesar adalah pemberian dari J.H. de Wit, dinamakan Wilhelmus, dan dalam sehari dibunyikan hingga tiga kali. Paling tidak ada dua Paus yang pernah berkunjung ke Gereka Katedral Jakarta. Dua Paus tersebut adalah Paus Paulus VI tahun 1970 dan Paus Johanes Paulus II Tahun 1989.

Museum Katedral

Pada tahun 1991 Museum Katedral diresmikan oleh Mgr. Julis Darmaatmadja. Pemrakarsanya adalah Pater Rudolf Kurris yang merupakan pastor kepala pada waktu itu. Menurut beliau, semua benda bersejarah di situ akan membangkitkan kekaguman dari banyak generasi terhadap sejarah masa lampau. Museum di Gereja Katedral Jakarta buka setiap hari, kecuali hari jumat. Untuk masuk tidak ada pungutan biaya, anda hanya harus mengisi buku tamu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *